4 Pilihan Material guna Meningkat Rumah Lengkap dengan Kelebihan dan Kekurangannya!

Kini tidak sedikit pilihan material instan yang terdapat ketika hendak ningkat rumah. Sebut saja beton pra-cetak (precast), pelat metal (metal deck), keraton, bata bertulang, dan sebagainya.

Pemilihan material ini pulang lagi ke selera empunya rumah. Namun, sebagai berikut ada 4 opsi material guna meningkat rumah menyeluruh dengan keunggulan dan kekurangannya.

 

  1. Pelat Baja

Pelat baja bermanfaat sebagai floor decking dalam menciptakan dak. Bentuknya bergelombang dan mempunyai tonjolan (embossement).

Embossement tersebut kegunaannya untuk menangkal pergeseran beton dan menangkal beton dari risiko retak rambut.

 

KEUNGGULAN

  1. Pemasangan cepat dan mudah.
  2. Material pelat baja berupa panel lembaran bergelombang yang telah siap dipasang cocok dengan posisinya.
  3. Menghemat besi beton, sebab pelat baja dengan penampang bergelombang juga bermanfaat sebagai tulangan guna menopang beban di atasnya.
  4. Tidak membutuhkan bekesting atau cetakan, sebab pelat baja otomatis bermanfaat sebagai bekesting dan lantai kerja.
  5. Mampu menyangga beban sampai 250kg/m2.
  6. Tahan terhadap api. Dengan ekstra penulangan, rambatan api bisa ditahan sampai 2 jam.

 

  1. Beton Pre-Cast

Beton pre-cast ialah beton pabrikasi yang diciptakan terlebih dahulu dengan cetakan, dengan ukuran yang telah ditentukan.

Dibandingkan dengan beton cor biasa, mutu pre-cast lebih ringan, yaitu 1/3 dari beton cor biasa. Dalam sehari, kegiatan beton cor dapat mencapai 35m2.

KEUNGGULAN

  1. Dengan mutu ringan, pemasangan lebih mudah, instan dan cepat.
  2. Struktur bangunan (yang menopang lantai) tidak menanggung beban yang terlampau besar.
  3. Pekerjaan lapangan lebih bersih, tidak meninggalkan saldo cor di mana-mana.
  4. Tidak perlu memakai bekisting.
  5. Karena permukaan beton precast telah rata, pelapis lantai dapat langsung dipasang.

 

  1. Panel Bertulang

Panel bertulang adalahmaterial bata bertulang yang bermanfaat sebagai dak.

Sistem bata bertulang mempunyai 3 komponen utama, yakni polyfoam, wiremesh (jaring kawat baja), dan beton sebagai pelapis.

Polyfoam di unsur tengah tidak riskan karena tidak beracun dan tidak mempunyai bahan kimia aktif.

 

KEUNGGULAN

  1. Pemasangannya lebih cepat. Saat pemasangan tidak perlu memakai bekisting yang banyak, lumayan dengan tiang pengampu saja.
  2. Bahan panel lebih enteng dan tahan panas sampai-sampai ruangan di dalam lebih sejuk.
  3. Meminimalkan kerusakan dampak gempa dan kebakaran.
  4. Daya redam suara baik.
  5. Dapat menjadi satu kesatuan dengan dinding sampai atap, sebab bahannya sama.
  6. Dapat disusun sesuai keinginan, contohnya bentuk-bentuk lengkung.
  7. Tidak membutuhkan scaffolding ketika pemasangan. Lebih irit semen dan besi sampai 25%.

 

KELEMAHAN

  1. Tetap mesti dilapisi waterproofing supaya tidak merasakan kebocoran, sama laksana dak beton biasa.

 

  1. Keramik Beton Bambrick

Keramik beton atau biasa dikenal dengan nama keraton ini mempunyai beban konstruksi lebih ringan. Namun, kekuatannya setara dengan dak beton.

Keraton bisa menghemat ongkos pengerjaan menjangkau 30% dan menghemat pemakaian besi lebih dari 40%.

 

KEUNGGULAN

  1. Hemat ongkos pemasangan 30%.
  2. Cukup digarap 2-4 tukang.
  3. Lebih enteng 40%, 150kg/m2 (beban cor beton 240kg/m2).
  4. Tidak butuh perancah (bekisting).
  5. Aman dari gempa.
  6. Insulator panas.
  7. Kualitas setara dengan beton K175 dan K225.
  8. Dapat memperpanjang usia bangunan sampai 60 tahun.
  9. Material ramah lingkungan.

 

KELEMAHAN

  1. Belum populer.
  2. Memerlukan tukang khusus guna mengaplikasikan.
  3. Masih diragukan sebab terbilang produk baru.