Sistem Multi Level Marketing

Berdasarkan keterangan dari Setiawan (2017), sistem atau teknik kerja mlm company malaysia ialah sebagai berikut:

Pertama-tama Anda bakal disponsori oleh seorang penyalur perusahaan MLM. Sponsor Anda ialah distributor yang lebih dahulu bergabung dengan perusahaan MLM. Tugas kita antara lain memasarkan produk-produk perusahaan MLM dan menggali mitra bisnis baru sebanyak barangkali untuk bergabung menjadi distributor, sampai membentuk sebuah jaringan yang luas.

Membayar duit pangkal/pendaftaran. Untuk bisa didaftar sebagai anggota atau distributor, masing-masing orang diharuskan membayar sebanyak uang yang telah ditentukan besarnya. Uang pencatatan ini seringkali akan di berikan ke stockiest terdekat bersamaan dengan eksemplar isian pendaftaran yang telah dipenuhi oleh prospek atau calon distributor. Setelah menunaikan uang pangkal seorang penyalur baru bakal mendapatkan sekian banyak  fasilitas misalnya kitab pedoman, kartu anggota, literatur perusahaan, majalah, selebaran rutin, informasi produk, formulir-formulir pesanan, nasihat bisnis, dan contoh-contoh produk.

Menandatangani perjanjian atau kontrak. Seorang anggota/distributor yang sudah menunaikan sejumlah duit pangkal tadi, lantas akan menandatangani sebuah kontrak yang mempunyai sifat mengikat penyalur dan perusahaan. Seorang penyalur harus mematuhi sekian banyak  peraturan yang telah ditetapkan, sementara perusahaan berkewajiban untuk meluangkan produk, memberikan sekian banyak  bonus atau komisi, menyerahkan layanan sebagaimana dijanjikan dalam marketing plan perusahaan, dan pedoman supaya para penyalur dapat menjalankan bisnisnya dengan benar. Setiap anggota berhak guna mendapatkan produk-produk dari perusahaan dengan harga penyalur atau harga grosir.

Melaksanakan kegiatan penjualan produk. Para penyalur kemudian melakukan pekerjaan menjual produk-produk perusahaan untuk konsumen. Sebagian besar penjualan langsung/direct selling ini adalahpersonal selling/face to face, dimulai dengan sebuah rekomendasi atau pendekatan langsung. Para distributor seringkali memberikan keterangan tentang produk-produk perusahaan dan meyakinkan bakal manfaat, keunggulan, atau kualitas supaya orang mau untuk membelinya.

Mengembangkan jaringan. Di samping bertugas memasarkan produk secara langsung untuk konsumen, setiap penyalur juga mesti mengembangkan jaringan penjualan seluas-luasnya. Bagi dapat membina jaringan, setiap penyalur harus menggali prospek. Ada sejumlah strategi guna mendapatkan prospek, yakni kembangkan jaringan seluas-luasnya, jelajahi semua pasar, temui orang-orang lokasi prospek bergantung, dan tampakkan diri sebagai agen. Apabila distributor sukses dalam mengembangkan jaringan, maka perusahaan bakal memberikan sekian banyak  imbalan dalam format bonus, potongan harga, dan insentif-insentif lainnya. Strategi MLM bertumpu pada pengembangan jaringan, sampai-sampai semakin tidak sedikit seorang distributor sukses merekrut anggota baru maka pendapatan atau bonusnya semakin besar.

Keunggulan Multi Level Marketing

Berdasarkan keterangan dari Yusuf (2000), terdapat kelebihan dan kekurangan dalam pemasaran memakai sistem Multi Level Marketing, yakni sebagai berikut.

Keunggulan Multi Level Marketing

MLM dapat menyebabkan pasif income yang lumayan menjanjikan sebagai ekstra gaji tetap yang diterima masing-masing bulan.

MLM mengajar setiap distributornya untuk menajamkan skill berkomunikasi dengan downlinenya sampai-sampai terbentuk jiwa personal selling yang kuat.Memperluas relasi.